Monday, September 11, 2017

Cara Main SAHAM BESAR Modal Kecil PROFIT BESAR Resiko Kecil

7:04:00 PM // by Drs Suparno, S.Kom // No comments

Untuk Tading saham besar yang harganya cukup mahal maka harus hati-hati dan ada beberapa hal penting yang harus dilakukan untuk menghindari kerugian dan menastikan profit besar dengan modal yang relatif kecil yaitu:

  • Lakukan analisa yang mendalam dan penuh perhitungan
  • Pilih hari trading yang mendekati masa expirednya misal 1 hari menjelang expired.
  • Pilih delta yang nilainya sekitar 0.50. Kalau bisa jangan memilih delta yang nilainya dibawah 0.40 atau diatas 0.60 hal ini sangat penting sekali untuk diperhatikan.
  • Pilih yang nilai volumenya besar dan jangan memilih yang nilai volumenya kecil atau bahkan kosong.

Beriut ini contoh saham AMZN yang rata-rata harga Option-nya diatas $1.000 per lot/kontrak, namun disaat tertentu 1 hari menjelang expired atau pada hari terakhir masa expirednya tersebut harganya bisa murah sekali bahkan pada delta sekitar 0.50 harganya bisa hanya $200 saja dimana harga ini sangat murah sekali dengan tingkat potensi profit tetap sangat besar. Sebagai gambaran trading saham AMZN 1 lot/kontrak hingga $1.000 per transaksi, baik di harga option yang mahal diatas $1.000 maupun menjelang expired yang harganya murah hanya $200 potensi profitnya tetap sama yaitu bisa hingga $1.000 per transaksi.
Coba bandingkan enak mana:

  • Trading saham AMZN di hari biasa jauh sebelum expired yang hargan optionnya  diatas $1.000 per lot/kontrak dengan potensi profit $1.000 per lot/kontrak sedang potensi loss dibatasi $100 saja.
  • Trading saham AMZN di pada hari akhir expired yang harga optionnya hanya sekitar $200 per lot/kontrak dengan potensi profit sama $1.000 per lot/kontrak, potensi loss tetap sama dibatasi $100 saja.
Berikut ini contoh trading yang saya lakukan terhadap saham AMZN menggunakan indikator andalan ProSignal pada tanggal 8 September 2017 yaitu pada hari akhir masa exiprednya dimana harga optionya hanya sekitar $250 dan dengan memasang stop loss $100, setiap profit naik maka kunci sptop loss saya naikkan untuk mengamankan profit yang sudah diperoleh. Lihat screenshot trading saham AMZN berikut ini.


Friday, September 8, 2017

Main Saham Cepat Profit di Awal Market dengan Indikator ProSignal

6:56:00 PM // by Drs Suparno, S.Kom // No comments

Saham TSLA di Awal Market Turun terus beturut-turut selama tiga hari hingga tadi malam. Dan dengan indikator ProSignal sinyal turun Beli Put langsung nampak 15 menit menjelang pasar buka, karena dari sinyal yang muncul menunjukkan pergerakan harga yang kuat kearah Put maka di menit ke 5 setelah pasar buka langsung beli put dan 25 menit kemudian langsung dijual dengan profit $239. berikut ini screenshot grafiknya.


Thursday, September 7, 2017

Trading Saham TSLA di Awal Market

11:10:00 AM // by Drs Suparno, S.Kom // No comments

Trading Saham TSLA di awal market
Yang dimaksud trading di awal market disini adalah rentang waktu pada saat pasar buka yaitu jam 20.30 hingga jam 21.00 WIB. (pada saat artikel ini ditulis pasar buka jam 20.30 malam hingga jam 03.00 pagi). Jadi trading di awal market hanya membutuhkan waktu maksimal 30 menit awal pasar buka saja atau dikenal sebagai strategi trading awal market.
Untuk melakukan strategi trading awal market ini harus diperhatikan beberapa hal yang sangat penting yaitu:

  • Kurang lebih di 5 menit awal seringkali pergerakan harga sangat cepat dan silih berganti arah trend naik dan turun sehingga masih sulit diprediksi arah trend yang sebenarnya akan terjadi.
  • Nilai Spread yaitu selisih antara harga beli (ask) dan harga jual (bid) masih tinggi.
  • Hati-hati dengan trend jangka pendek (short term trend), terutama bila ingin masuk pada kondisi trend yang berlawanan dengan trend jangka panjang (long term trend).

Solusi dari ketiga masalah tersebut adalah sebagai berikut:

  • Waktu masuk beli jangan mengejar harga/candel, tunggu hingga pergerakan candel agak tenang dan pelan dan masuk pada posisi pergerakan kandel yang berlawanan dengan pergerakan arah trend yang yang akan dibeli. Jadi misalnya anda yakin bahwa trend akan naik dan anda memutuskan untuk membeli Call Option, maka jangan mengejar masuk pada saat kandel bergerak naik karena akan dapat harga beli yang tinggi tapi tunggu hingga tenang dan harga bergerak kembali turun dulu baru masuk maka anda akan mendapat harga ask yang relatif murah dan ketika sebentar kemudian kandel kembali bergerak naik dan harg ask naik maka anda akan cepat mendapatkan profit. Sebaliknya misal anda memutuskan untuk membeli Put Option, maka jangan masuk beli mengejar kandel yang bergerak turun tapi tunggu beberapa saat setelah kandel kembali bergerak naik beberapa saat baru masuk beli put maka akan mendapat harga Ask yang relatif rendah sehingga ketika kandel kembali bergerak turun dan harga Ask naik maka akan cepat profit.
  • Beli pada nila spread rendah. Sebagai pedoman untuk menentukan nilai spread yang bagus adalah semakin kecil nilai spreadnya maka semakin bagus. dan untuk masing-masing saham nilai spreadnya berbeda-beda tergantung likuiditasnya. semakin likuid sebuah saham maka semakin rendah nilai spreadnya. Sebagai pedoman untuk saham yang mempunyai nilai ATR kecil diwah 3.00 maka nilai spread yang bagus adalah dibawah 0.05 dan tentu saja yang paling bagus 0.01 misalnya saham AAPL, QQQ, AMD, MSFT, TWTR dan lain-lain ketika beli tunggu hingga nilai spreadnya 0.01 atau 0.02. Sedangkan untuk saham mahal yang mempunyai nilai ATR tinggi diatas 10.00 seperti TSLA dan AMZN maka nilai spread yang bagus adalah diwah 0.50. Misal pada saham TSLA ketika pasar baru buka di menit ke-1 maka nilai spreadnya sangat tinggi bisa diatas 1.00 maka tunggu beberapa saat setelah nilai spreadnya turun lebih rendah dari 0.50 maka baru masuk beli, pada kondisi yang sangat likuid nilai spread saham TSLA bisa mencapai terendah 0.20 atau bahkan 0.10.
  • Pilih Trend jangka pendek yang sesuai dengan trend jangka panjang. Dalam strategi trading di awal market yang berdasarkan analisa trend jangka pendek sebaiknya anda juga menganalisa trend jangka panjangnya dan pilihlah saham yang mempunya arah trend yang sama berdasarkan alat analisa anda. Misalnya berdasarkan analisa jangka panjang anda terhadap saham TSLA adalah naik/call, maka dalam strategi tarding di awal market anda mendapati TSLA mempuyai arah trend turun/put maka sebaiknya tidak masuk atau tidak beli. Tapi apabila diawal market trend saham TSLA juga menunjukan naik maka bisa masuk pasar beli Call. Dengan strategi ini maka akan terhindar kesalahan fatal, meminimalisir kesalahan prediksi dan sekaligus meningkatkan akurasinya, dengan harapan misalnya masih juga terjadi kesalahan prediksi  jangka pendek di awal market terjadi penurunan sesaat tapi masih bisa ditunngu hingga malam atau hingga pasar tutup karena trend jangka panjangnya masih menunjukkan naik.
Berikut ini adalah contoh strategi trading awal market dengan Indikator ProSignal yang saya lakukan tadi malam terhadap saham TSLA.
  • Pada indikator ProSignal saham TSLA sudah menunjukkan trend turun yang sangat kuat setengah jam sebelum pasar buka, dan 15 menit menjelang pasar buka malah muncul sinyal Beli Put, background berwarna merah 
  • dan setelah pasar buka  11 sinyal di bagian bawah semua menunjukkan sinyal Put maka langsung masuk beli Put, lihat hasil screenshot dibawah ini.


Wednesday, September 6, 2017

Mudah Mendeteksi sinyal Beli Call/Put Dengan Indikator ProSignal

2:42:00 PM // by Drs Suparno, S.Kom // No comments


Secara analisa fundamental Sebagai akibat semakin memanasnya hubungan Korea-Amerika, berdampak pada Bursa saham Wall Street di Amerika Serikat (AS) jatuh pada perdagangan Selasa (05/09/17). Indeks S&P 500 mengalami penurunan harian terbesar dalam 3 pekan terakhir ini. Investor khawatir karena panasnya tensi dengan Korea Utara.

Di hari Senin sebelumnya, Wall Street tutup karena libur hari buruh. Dampak dari peluncuran senjata nuklir Korut baru terasa di Selasa.

Masalah Korea Utara mendapat reaksi besar di pasar saham. Masalah tersebut menjadi sentimen utama. Pelaku pasar cenderung melakukan aksi jual bila ada berita yang menakutkan. 

Pada perdagangan Selasa (5/9/2017), indeks saham Dow Jones turun 234,25 poin (1,07%) ke 21.753,31. Indeks S&P 500 turun 18,7 poin (0,76%) ke 2.457,85. Sedangkan indeks Nasdaq turun 59,76 poin (0,93%) ke 6.375,57.

Wall Street masih menghadapi jalan bergelombang di September 2017 ini. 

Mudah Mendeteksi sinyal Beli Call/Put Dengan Indikator ProSignal

Dan secara teknis dengan analisa indikator ProSignal akan langsung muncul sinyal Put beberapa saat setelah pasar buka.
Diantara saham yang mengalami penurunan selasa tanggal 05 September 2017 adalah FB, AAPL, TSLA, QQQ dan MSFT. 
Dalam dalam indikator ProSignal nampak sebagai berikut:
Saham AAPL diawal market mengalami sequis baru mulai jam 22.00 mucul sinyal beli pada indikator bagian atas didukung oleh sebelas sinyal indikator bagian bawah semua menunjukkan sinyal put dan sebagai konfirmasi background berwarna merah yang mengindikasikan kuatnya sinyal put. Lihat gambar berikut.





Walaupun sebagian besar saham mengalmipenurunan namun ada juga beberapa saham yang bergerak naik walaupn jumlahnya tidak banyak antara lain saham VXX dan GLD yang dalam indikator ProSignal nampak seperti berikut: