Friday, May 18, 2018

Mempelajari Vega Dalam Trading Option

10:17:00 AM // by Drs Suparno, S.Kom // No comments


Vega Dalam Trading Option


Secara teori, Vega dari suatu option menunjukkan besar-kecilnya harga option akan berubah naik atau turun ketika tingkat volatilitas saham yang mendasarinya mengalami perubahan.
Harga option cenderung lebih mahal ketika volatilitas lebih tinggi. Dengan demikian, setiap kali volatilitas naik, harga option juga akan naik dan ketika volatilitas menurun, harga option juga akan turun sebesar nilai vega.

Vega akan menyebabkan perubahan harga option untuk setiap 1 poin persentase perubahan dalam volatilitas. Misalnya, jika harga option adalah $2,50 dan nilai Vega menunjukkan 0,25 serta nilai volatilitas 20%, maka jika volatilitas bergerak dari 20% hingga 21%, harga option akan naik menjadi $2,75.

Seperti halnya gamma, Vega juga mempunyai tingkat perubahan yang sama antara call option dan put option.
Perubahan Nilai Vega Terhada Harga Strike
Seperti Option Greek lainnya, pergerakan Vega juga tidak linier, nilai vega akan berubah secara konstan ketika semua faktor yang mempengaruhi perubahan harga option berubah. Beberapa faktor memiliki dampak yang lebih besar pada perubahan harga option daripada yang lain. Di bawah ini Anda akan mendapatkan ilustrasi dari berbagai macam pengaruh dari faktor-faktor tersebut terhadap perubahan nilai vega.

Harga option yang mendekati ATM adalah paling sensitif terhadap perubahan dalam tingkat volatilitas dan oleh karena itu memiliki nilai Vega tertinggi. Kemudian nilai Vega berangsur-angsur turun ketika harga option bergerak menuju OTM dan ITM. Lihat diagram berikut.

Vega VS Strike Price



Vega VS Waktu Kadaluwarsa


Vega VS Volatilitas


Pentingnya Fungsi Vega Dalam Trading Option

Vega dapat digunakan untuk memprediksi bagaimana harga suatu option kemungkinan akan bergerak, oleh karenan itu sangat penting meluangkan waktu untuk memahami vega dan volatilitas dari pergerakan harga saham yang mendasarinya. Setelah Anda memiliki kejelasan tentang bagaimana harga option berubah akibat pengaruh dari tingkat volatilitas pergerakan harga saham, maka anda akan bisa memposisikan trading anda dalam posisi yang jauh lebih baik dan untuk mengukur tingkat risiko yang mungkin terjadi dalam setiap posisi trading option, yang pada akhirnya bahkan anda dapat menemukan peluang profit besar berdasarkan tingkat volatilitas harga saham.

Pada tingkat lanjut ada beberapa strategi trading option yang digunakan khusus untuk pasar yang bergejolak tinggi yang dapat digunakan untuk mendapatkan keuntungan dari perubahan tingkat volatilitas, bahkan tetap bisa profit besar ketika harga saham yang mendasarinya statis atau tidak bergerak.

Jika Anda ingin menggunakan strategi semacam itu, anda bisa membaca artikel yang saya tulis di bagian lain yang membahas khusus strategi tersebut, antara lain tentang strategi long straddle, short straddle, long strangle, dan short strangle dimana untuk mempelajari strategi tersebut sangat perlu pemahaman yang baik tentang delta, gamma, vega dan theta.

Fungsi Gamma Dalam Trading Option

7:53:00 AM // by Drs Suparno, S.Kom // No comments


Gamma Dalam Trading Option

Gamma adalah pengukuran terhadap tingkat perubahan nilai delta. Gamma dinyatakan dalam bentuk persentase (%) dan mencerminkan perubahan delta sebagai respons terhadap pergerakan satu poin dari harga saham yang mendasarinya.

Sama seperti halnya delta, gamma terus berubah, bahkan dengan pergerakan kecil dari harga saham yang mendasarinya, maka akan menyebabkan perubahan terhadap nilai gamma. Nilai gamma pada umumnya akan berada pada nilai puncaknya ketika harga saham mendekati harga strike atau mendekati ATM dan menurun seiring opsi masuk lebih dalam mendekati ITM atau keluar mendekati OTM. Harga Option yang terlalu kedalam menuju ITM dan terlalu keluar menuju OTM akan memiliki nilai gamma 0 (nol).


Contoh:
Misalkan untuk saham BAC, saat ini diperdagangkan pada harga $ 24,  dengan harga Call Option $ 2 dan anggap saja memiliki delta 0,40 dan gamma 0,1 atau 10 persen. Jika harga saham bergerak naik $ 1 hingga $ 25, maka delta akan disesuaikan naik 10 persen dari 0,40 menjadi 0,50. Namun, jika harga saham turun sebesar $ 1 hingga $ 23, maka delta akan berkurang 10 persen menjadi 0,30.

Fungsi Gamma dalam Trading Option

Untuk strategi trading option yang dasar atau standard, yaitu membeli Call Option saat harga naik dan membeli Put Option pada saat harga turun, penggunaan gamma belum seberapa penting namun perlu dipahami. Secara teori, apabila nilai gamma dari suatu option menunjukkan angka positif maka nilai delta dari option tersebut akan meningkat dan profit akan bertambah, dengan asumsi bahwa harga saham bergerak ke arah yang benar.

Namun, ketika Anda mulai menggunakan strategi trading spread dan menggunakan strategi lain yang lebih kompleks, hubungan antara gamma dan nilai delta menjadi sangat penting. Jika Anda menggunakan strategi trading multi posisi atau multi leg yaitu beberapa posisi tergabung menjadi satu untuk berspekulasi terhadap satu pergerakan harga saham, maka Anda harus memahami dengan baik posisi trading anda sehubungan dengan potensi profit maupun loss secara keseluruhan  lewat pemahan delta dan gamma ini.

Sebagai contoh, jika posisi trading option anda secara keseluruhan memiliki nilai delta positif dan gamma positif, maka anda akan mendapatkan keuntungan jika harga saham yang mendasarinya naik, dan terus bertambah keuntungan ketika nilai delta semakin meningkat.
Namun, jika posisi trading option anda secara keseluruhan memiliki nilai delta positif dan gamma negatif, maka hal ini akan sedikit berbeda. Anda masih akan mendapat untung jika harga saham yang mendasarinya naik, tetapi gamma negatif berarti bahwa nilai delta akan turun bergerak ke arah 0.  Dan ketika terus nilai delta terus bergerak turun, maka nilai delta akan menjadi negatif dan posisi tarading option anda akan mengalami kerugian atau loss jika harga saham yang mendasarinya terus meningkat.

Sama sekali tidak ada yang salah dengan posisi trading option anda semacam itu, tetapi anda harus tahu kapan keuntungan maksimum anda telah tercapai dan siap untuk menjual atau menutup posisi trading anda pada saat itu sehingga bisa terhindar dari kemungkinan loss.
Gamma juga penting jika Anda melakukan strategi trading “Hedging” atau perlindungan nilai, dimana dalam strategi ini dibutuhkan nilai gamma dan delta serendah mungkin sehingga posisi trading anda  tidak seberapa terpengaruh oleh pergerakan naik turnnya harga saham yang mendasarinya.

Akhirnya, perlu juga diketahui hubungan antara gamma dan theta. Secara umum, gamma tinggi berarti theta tinggi (pemahasan Theta secara detail di artikel lain). Gamma yang tinggi berarti Anda dapat menghasilkan keuntungan eksponensial yang lebih tinggi jika harga saham yang mendasarinya bergerak secara signifikan ke arah yang benar.
Namun, karena nilai gamma dan delta yang tinggi itu biasanya diikuti oleh nilai theta yang tinggi, maka nilai ekstrinsik dari option akan mengalami penyusutan dengan cepat yang bisa menyebabkan kerugian. Hal ini adalah alasan lain mengapa pemahaman terhadap Option Greek sangat penting bagi para trader yang ingin berhasil.

Ironis memang kalau dalam praktek di lapangan selama ini, orang-orang atau para trader yang sudah bertahun-tahun trading option akan tetapi mereka tidak tahu ketika ditanya tentang apa itu Option Greek yang meliputi delta, gamma, theta, vega dan rho.



Thursday, May 17, 2018

Pentingnya Memahami Nilai Delta dalam Trading Option

1:24:00 PM // by Drs Suparno, S.Kom // No comments


Delta Option

Delta suatu option adalah nilai terhitung yang memperkirakan tingkat perubahan harga option berdasarkan 1 poin pergerakan yang terjadi dalam saham mendasarinya.
Karena harga saham yang mendasarinya berfluktuasi naik dan turun, harga option juga akan berubah naik dan turun. Ada banyak faktor yang akan memengaruhi harga yang akan diubah oleh option, misalnya Apakah itu call option atau put option, jarak dengan harga strike, tingkat volatilitas, suku bunga, dan waktu kadaluwarsa atau berakhirnya nilai kontrak option. Inilah sebabnya mengapa delta itu penting; dibutuhkan banyak perhitungan dari pergerakan harga option yang diharapkan.
Call Option dan Put Option VS Perubahan Harga Sahamnya:



Lihatlah grafik di atas. Grafik tersebut membandingkan pergerakan harga yang mendasarinya versus option pada masing-masing level yang mendasari untuk call dan put option dengan harga strike $ 25. Garis putus-putus menunjukkan perubahan harga  saham yang mendasari dengan harga aktual saham pada sumbu horizontal. Perubahan harga call dan put option ditunjukkan garis berwarna biru dan merah.
Hal yang perlu diperhatikan adalah bahwa harga option tidak berubah dalam pergerakan linear seiring dengan perubahan harga saham yang mendasarinya. Besarnya perubahan harga option tergantung pada  "Moneyness".  Moneynees merupakan selisih harga saham dan harga strike dan dikategorikan kedalam istilah ATM (At the Money) , OTM (Out of The Money) dan ITM (In The Money). Ketika stok berada pada $ 25, kedua option adalah At The Money (ATM) dan akan berubah harga dengan jumlah yang sama dengan pergerakan saham yang mendasarinya, yaitu +/- 0,50. Oleh karena itu Option yang mempunyai nilai +/-0,50 disebut sebagai  "Delta 50" atau “Delta Netral”.
Sekarang, di kedua ujung grafik, setiap option akan masuk atau keluar dari ATM. Di sebelah kanan Anda akan melihat bahwa ketika harga saham naik, call option meningkat nilainya. Karena ini terjadi perubahan harga dari call option mulai berubah sejalan dengan perubahan dalam saham yang mendasarinya. Di sebelah kiri Anda akan melihat hal yang sebaliknya terjadi pada put options, karena saham menurun nilainya, put option menjadi lebih berharga.

Daftar Nilai Delta

Berikut ini diberikan contoh daftar nilai delta untuk saham Facebook (FB)



Dari gambar diatas bisa dilihat bahwa nilai delta untuk Call Option adalah berkisar pada bilangan positif bergerak antra 0,00 hingga 1,00. Dan delta untuk Put Option adalah berkisar pada bilangan negatif bergerak antara -0,00 hingg -1,00.

Pemilihan Nilai Delta Dalam Trading Option

Banyak kesulitan dan kebingungan yang dialami oleh para trader, terutama oleh para trader pemula yang baru belajar trading option, dalam memilih nilai delta yang bagus dan menggunakannya untuk trading option. Hal ini tidaklah mengherankan karena dalam faktanya memang begitu kompleks perhitungan tentang nilai delta ini. Tetapi bagi anda yang hanya ingin mendalami strategi trading option standart seperti Buy Call Option dan Buy Put Option, tentu saja tidak seberapa perlu mendalami perhitungan nilai delta yang rumit tersebut.
Sebagai pedoman dasar yang sangat penting untuk diketahui dan dipahami adalah bahwa besar-kecilnya nilai delta akan berdampak pada besar-kecilnya harga option dan berikutnya akan berdampak pula pada besar-kecilnya nilia profit maupun nilai loss yang akan dialami.
Sehingga bisa disimpilkan semakin tinggi nilai delta semakin tinggi pula pengaruhnya terhadap profit dan loss dan sebaliknya semakin rendah nilai delta maka semakin rendah pula dampaknya terhadap perolehan profit maupun resiko lossnya.
Dan dari pengalaman penulis delta yang paling baik dan aman digunakan untuk trading adalah delta yang nilainya berkisar 0,50 jangan terlalu tinggi atau terlalu rendah.
(Bahasan detail tentang Nilai delta untuk trading option dibahas di bagian lain)







Memahami Konsep Dasar Option Greek

10:49:00 AM // by Drs Suparno, S.Kom // No comments


Memahami Konsep Dasar Option Greek

Dalam Trading Option, pengertian Option Greek merupakan hal yang sangat penting untuk dipahami oleh para trader option bila ingin berhasil. Dan untuk memahami Option Greek bisa diibaratkan belajar mengendarai mobil, maka harus tahu pelajaran dasarnya yaitu memahami dengan baik masing-masing alat dalam ruang kabin kemudi yang antara lain ada pedal gas, pedal rem, pedal kopling dan lain-lain. Anda bisa bayangkan bagaimana orang belajar mobil tanpa mengetahui fungsi dan cara menggunakan masing-masing alat tersebut, maka jelas sekali tidak akan bisa belajar dengan baik atau mungkin malah berakibat fatal yang berakhir dengan tabrakan.  

Sayangnya, dalam kenyataan banyak trader pemula yang belajar trading option tanpa memahami hal yang mendasar dan sangat penting yaitu Option Greek yang memiliki 5 konsep dasar yaitu meliputi delta, gamma, theta, vega dan rho.  Kenapa mereka tidak mempelajari Option Greek? Jawaban yang sederhana mungkin karena mereka juga tidak diajari oleh gurunya dimana mereka belajar trading option. Dan bagi yang belajar autodidak mungkin juga malah lebih tidak tahu lagi tentang pentingnya option greek ini.

OK dalam artikel ini dan secara bersambung kedepan saya akan sedikit mengupas tentang Option Greek ini sehingga bisa dijadikan pemahaman dasar dan dijadikan modal belajar untuk bisa berhasil dalam trading option.  Karena dengan memahami Option Greek maka akan membantu analisa, menilai risiko, menilai potensi profit untuk setiap strategi yang digunakan, serta mengambil tindakan yang tepat untuk menghindari kerugian dan meningkatkan keuntungan.
Pemahaman Dasar Option

Sebuah option memberi pembeli hak kepada pemegangnya, tetapi bukan merupakan kewajiban, yaitu hak untuk membeli atau menjual aset yang mendasari (underlying asset) pada harga yang disepakati dalam jangka waktu tertentu. Mari kita lihat bagaimana ini berlaku untuk contoh konkret, seperti membeli rumah, sebelum melihat aset keuangannya.

Misalkan Anda tertarik membeli sebuah rumah baru. Anda telah menemukan rumah yang cocok dan sempurna menurut anda, tetapi Anda tidak memiliki uang yang cukup untuk membeli rumah itu saat ini, jadi Anda membeli Option-nya saja yaitu surat kontrak untuk membeli rumah itu dengan uang muka hanya $100 saja dari total harga rumah $50.000. Dan anda diberi pilihan untuk bisa benar-benar mebeli rumah tersebut dengan harga $50.000 di kemudian hari saat anda sudah memiliki uang yang cukup atau mengabaikannya.

Harga yang Anda bayarkan untuk mebeli option sebesar $100 tersebut kemungkinan akan bergantung pada banyak faktor yang berbeda. Harga rumah bisa berlipat ganda setiap bulannya atau setiap tahunnya, sehingga anda akan mendapat banyak keuntungan dan keuntungan option disini tidak terbatas besarnya $1.000, $2.000, $3.000 dan seterusnya, seiring dengan naiknya nilai jual rumah.  Dan bisa juga harga rumah tersebut akan mengalami penurunan karena faktor bencana rumah rusak atau faktor lain ynag mengakibatkan nilai jual rumah turun. Dan bila hal ini terjadi maka risiko kerugian terbatas, yaitu hanya sebatas uang muka yang digunakan untuk membeli option tersebut saja yaitu sebesar $100.

5 Konsep Dasar Option Greek
Option Greek dan berbagai macam resiko yang terkait dengan berbagai posisi trading, saya akan membahas lima konsep dasar yang paling umum dan paling sering digunakan, yaitu delta, gamma, theta, vega  dan rho.
  1. Delta
Delta adalah tingkat perubahan harga option sehubungan dengan pergerakan naik-turunnya harga saham yang mendasarinya. Nilai delta berkisar antara 0 hingga 1 untuk jenis Call Option, dan 0 hingga -1 untuk jenis Put Option. Jadi delta mencerminkan kenaikan atau penurunan harga option sebagai respons terhadap pergerakan 1 poin dari harga saham yang mendasarinya.
  1. Gamma 
Gamma adalah satuan pengukuran tingkat perubahan delta-nya. Nilai gamma suatu option dinyatakan dalam bentuk persentase (%) dan mencerminkan perubahan delta sebagai respons terhadap pergerakan satu titik dari harga saham yang mendasarinya. Sama seperti delta, gamma terus berubah, bahkan dengan pergerakan kecil saja dari harga saham yang mendasarinya mengalami perubahan, maka nilai gamma juga akan berubah.
  1. Theta 
Theta merupakan satuan pengukuran waktu dan penyusutan nilai option. Theta mengukur tingkat di mana sebuah option mengalami penurunan atau kehilangan nilainya, sehubungan dengan perjalanan waktu. Jadi setiap hari nilai option akan mengalami pengurangan dan semakin dekat dengan tanggal kedaluwarsa maka semakin besar pula nilai pengurangan atau nilai nilai susutnya. Pada umumnya dinyatakan dalam bentuk angka negatif, theta dari suatu option mencerminkan jumlah dimana nilai option akan berkurang setiap harinya.
  1. Vega 
Vega adalah pengukuran dampak perubahan dalam tingkat volatilitas saham yang mendasarinya terhadap harga option. Secara khusus, vega menyatakan perubahan harga option untuk setiap perubahan 1% dalam tingkat volatilitas saham yang mendasarinya.
Hrga option cenderung lebih mahal ketika tingkat volatilitas lebih tinggi. Dengan demikian, setiap kali volatilitas naik, harga option juga naik dan ketika tingkat volatilitas menurun, harga opsi juga akan turun.

           5.    Rho

Rho adalah perubahan nilai option  sebagai akibat dari perubahan suku bunga. Nilai tersebut direpresentasikan sebagai perubahan harga option untuk setiap pergerakan poin 1 persen dalam tingkat bunga saham yang mendasarinya. 
(bersambung artikel berikutnya: contoh dan cara penggunaan dalam trading option)